Tips Manajemen ASI Untuk Ibu Bekerja

adminPosted by

Bekerja sembari menyusui? Apakah bunda bisa melakukan kedua hal ini secara bersamaan? Tentunya bisa dong bunda. Bekerja sambil menyusui bukan hal yang mustahil untuk dilakukan. Meskipun terkadang sulit dan juga berat untuk dijalani namun untuk sang buah hati apa sih yang nggak akan bunda lakuin, betul bukan. Bagi seorang wanita karir atau pekerja dengan segudang rutinitasnya yang menumpuk pekerjaan sana sini dan tidak bisa ditunda, sementara itu dirumah memiliki tanggungan lain yang lebih penting yakni sang buah hati yang baru saja lahir, hal ini bisa bunda siasati dan tanggapi dengan mudah dengan melakukan manajemen ASI untuk ibu bekerja.

Memanage pekerjaan sekaligus jadwal memberi ASI pada sang buah hati bisa bunda lakukan untuk mengantisipasi buah hati bunda tidak mengalami kekurangan ASI selama masa pertumbuhan dan perkembangannya. ASI eksklusif sudah dikenal sebagai satu – satunya makanan yang dibutuhkan oleh bayi terutama bayi baru lahir. Hal ini dikarenakan dalam ASI sudah terkandung berbagai macam jenis nutrisi dan juga anti body yang dapat menjaga kesehatan tubuh si bayi. Maka dari itu sangat dianjurkan untuk memberikan Asi eksklusif selama minimal 1 tahun hingga dua tahun kepada sang buah hati agar kondisi tubuhnya bisa sangat prima.

Bagaimana Cara Manajemen ASI Untuk Ibu Bekerja

Beberapa wanita karir yang memiliki momongan ditengah – tengah masa karirnya kadang juga dilema antara harus fokus menjaga dan merawat si bayi atau merawat bayi sembari bekerja. Tentu hal ini sering menyulitkan posisi bunda. Namun berikut ini adalah tips manajemen ASI untuk ibu bekerja yang bisa bunda gunakan untuk mengatasi kesulitan bunda dan agar kedua rutinitas yang bunda miliki bisa berjalan lancar dan tidak saling menghambat satu sama lain. Apa saja yang harus bunda lakukan dalam manajemen ASI untuk ibu bekerja? Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyimpan ASI botolan

ASI botolan bukan lah produk pabrik melainkan produk dari bunda yang bersedia memerah ASI untuk kemudian di simpan ke dalam botol untuk persediaan si buah hati selama bunda bekerja. Melakukan hal ini juga tidak sembarangan karena bunda harus tahu prosedurnya Baca Juga Cara Menyimpan ASI yang Benar

  • Pertama bunda harus menyiapkan botol yang steril yaitu botol yang sudah di rebus dengan air mendidih selama kurang lebih 10 menit hingga 15 menit
  • Lalu peras ASI bunda secara perlahan dan langsung di tampung dalam botol
  • Setelah selesai pastikan botol ASI tersebut ditutup rapat – rapat agar tidak terjadi kontaminasi bakteri
  • Selain itu simpan dalam lemari es agar kondisi kesegaran ASI bisa selalu terjada
  1. Memerah ASI

Bagi bunda yang sibuk bekerja dan bepergian jauh memanage ASI menjadi hal yang sangat penting. Meskipun ASI tidak diberikan pada si kecil namun demi kesehatan dan kenyamanan payudara, maka bunda disarankan untuk secara rutin melakukan aktifitas memerah ASI. Hal ini untuk menghindari payudara yang membengkak dan juga mengeras karena ASI terlalu lama tidak dikeluarkan. Apa bila ASI tidak dikeluarkan yang paling dikhawatirkan adalah timbul gangguan seperti rasa nyeri di bagian payudara ( Cara Mengatasi Payudara Sakit Akibat ASI Banyak ) karena terlalu kencang dan penuh oleh ASI serta dapat juga mengurangi pasokan ASI dalam payudara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *